<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>boli - boli</title>
	<atom:link href="http://boliboli.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://boliboli.wordpress.com</link>
	<description>sebuah perwujudanku dalam media virtual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 10:12:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='boliboli.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>boli - boli</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://boliboli.wordpress.com/osd.xml" title="boli - boli" />
	<atom:link rel='hub' href='http://boliboli.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mengapung Bersama Woonboot</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/14/mengapung-bersama-woonboot/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/14/mengapung-bersama-woonboot/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 10:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Bahwa luas negara Belanda tidak melebihi luas provinsi Jawa Timur dan di area yang relatif sempit tersebut sekitar 18% adalah air, kita sudah tahu. Bahwa populasi penduduk Belanda pada tahun 2012 lebih dari 16 juta jiwa dengan kepadatan 404/km2, kita sudah mengerti. Tapi, kita pun tentu juga sudah sangat memahami bahwa Belanda adalah bangsa yang &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2012/05/14/mengapung-bersama-woonboot/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=147&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahwa luas negara Belanda tidak melebihi luas provinsi Jawa Timur dan di area yang relatif sempit tersebut sekitar 18% adalah air, kita sudah tahu. Bahwa populasi penduduk Belanda pada tahun 2012 lebih dari 16 juta jiwa dengan kepadatan 404/km<sup>2</sup>, kita sudah mengerti. Tapi, kita pun tentu juga sudah sangat memahami bahwa Belanda adalah bangsa yang ulet dan kreatif dalam menghadapi segala “keterbatasan”-nya.</p>
<p>Salah satu solusi mereka dalam menangani masalah kebutuhan tempat tinggal yang semakin meningkat sedangkan lahan yang tersedia tidak banyak lagi yaitu dengan membuat rumah kapal, atau mereka menyebutnya <em>woonboot</em>. <em>Woonboot</em> dirancang atau dimodifikasi untuk digunakan sebagai tempat tinggal yang ditambatkan di pinggir sungai atau kanal. Ada dua jenis <em>woonboot, </em>yaitu<em> woonboot</em> yang dibangun di atas ponton terapung terbuat dari beton, yang disebut <em>modern erk </em>dan juga <em>woonboot </em>yang lebih menawan yang terbuat dari kapal tua berjenis logam dan kadang masih bisa berlayar yang disebut <em>living ship</em> <em>(</em><em>woonschip). </em>Tipe <em>woonschip</em> ini dapat bergoyang jika ada gelombang yang menerpa tetapi tidak akan terendam banjir atau hanyut.</p>
<div id="attachment_148" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/woonschip.jpg"><img class="size-medium wp-image-148" title="Woonschip di Amsterdam" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/woonschip.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Woonschip di Amsterdam</p></div>
<p>Setelah Perang Dunia II, kapal tua menjadi pilihan yang lebih murah untuk mengatasi keterbatasan tempat tinggal di Belanda. Sejak tahun 60an dan 70an, kapal yang modern dan warna-warni jumlahnya semakin meningkat pesat. Saat ini, <em>woonboot</em> sudah terhubung dengan telepon, listrik, gas dan semua <em>woonboot</em> diwajibkan untuk tersambung ke jaringan limbah di kota sehingga tidak terbuang ke sungai atau kanal dan tidak mencemari lingkungan sekitarnya. Biasanya ruangan <em>woonboot</em> terdiri dari ruang tamu, kamar, ruang kerja, dan dapur. Perlengkapan rumah tangga seperti mesin cuci, kompor gas, dan televisi tersedia di dalam <em>woonboot.</em> Sedangkan mobil, sepeda motor, dan sepeda biasanya diparkir di pinggir kanal atau sungai dekat <em>woonboot</em> itu berada.</p>
<p>Sebenarnya, <em>woonboot</em> atau <em>houseboat</em> ini bukan hanya ada di Belanda. Negara-negara lain seperti Australia, Inggris, Jerman, Kanada, dan Selandia Baru juga memiliki <em>houseboat</em> yang pengelolaannya juga baik. Di Eropa, beberapa <em>woonboot</em> paling baik dan mahal dapat dilihat di sepanjang kanal Amsterdam. Saat ini ada 100.000 <em>woonboot</em> di Belanda, 2400 diantaranya ada di Amsterdam. Bahkan ada hotel, restoran, dan pasar bunga yang dibangun di atas air.</p>
<div id="attachment_149" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/bloemenmarkt.jpg"><img class="size-medium wp-image-149" title="Bloemenmarkt di Amsterdam" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/bloemenmarkt.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Bloemenmarkt di Amsterdam</p></div>
<p>Dewasa ini, masalah terbesar untuk tinggal di <em>woonboot </em>yaitu untuk menemukan tempat yang permanen. Kita tidak bisa merapatkan <em>woonboot</em> di sembarang tempat dan tinggal di sana. Kita memerlukan izin khusus yang disebut <em>ligplaats</em>, yang jumlahnya terbatas sedangkan permintaannya sangat tinggi. Karena keterbatasan izin tersebut, sebuah <em>woonboot</em> dengan izin hukum di Amsterdam menjadi sangat mahal dan hanya orang dengan pendapatan besar yang dapat tinggal di <em>woonboot.</em></p>
<p>Mungkin, hidup di <em>woonboot</em> memberikan perasaan indah dan bebas bagi penghuninya. Jika kita ingin melihat <em>woonboot</em> klasik, mendapat kesempatan unik, dan mengalami seperti apa hidup di <em>woonboot</em> di kanal Amsterdam, kita dapat mengunjungi Museum Houseboat <em>(</em><em>Woonbootmuseum)</em> di Prinsengracht.</p>
<div id="attachment_150" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/woonbootmuseum-exterieur.jpg"><img class="size-medium wp-image-150" title="Woonboot Museum" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/woonbootmuseum-exterieur.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Woonboot Museum</p></div>
<p>Jika Belanda bisa, mengapa kita tidak? Jika ingin bahagia, ayo kreatif <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Referensi:</p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Netherlands">http://en.wikipedia.org/wiki/Netherlands</a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Houseboat">http://en.wikipedia.org/wiki/Houseboat</a></p>
<p><a href="http://www.whatsupwithamsterdam.com/2011/10/09/houseboats/">http://www.whatsupwithamsterdam.com/2011/10/09/houseboats/</a></p>
<p><a href="http://www.houseboatmuseum.nl/">http://www.houseboatmuseum.nl/</a></p>
<p><a href="http://niadilova.blogdetik.com/index.php/archives/318">http://niadilova.blogdetik.com/index.php/archives/318</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=147&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/14/mengapung-bersama-woonboot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/woonschip.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Woonschip di Amsterdam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/bloemenmarkt.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bloemenmarkt di Amsterdam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/woonbootmuseum-exterieur.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Woonboot Museum</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Vous parlez francais?</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/10/vous-parlez-francais/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/10/vous-parlez-francais/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 03:52:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Saya jatuh cinta pada Bahasa Perancis, terutama setelah Andrea Hirata menggambarkan keindahannya dalam novel Edensor. Disitu Andrea Hirata menuliskan bahwa Bahasa Perancis terdengar sengau, indah, dan terkesan terpelajar. Sejak itu, saya sempatkan untuk mendownload beberapa materi pembelajaran Bahasa Perancis, artikel-artikel tentang Perancis, serta tak lupa lagu berbahasa Perancis. Seperti Andrea Hirata, saya juga jadi ikut &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2012/05/10/vous-parlez-francais/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=139&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_142" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/champ-elysses1.jpg"><img class="size-medium wp-image-142" title="Champs-Élysées" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/champ-elysses1.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Champs-Élysées</p></div>
<p>Saya jatuh cinta pada Bahasa Perancis, terutama setelah Andrea Hirata menggambarkan keindahannya dalam novel Edensor. Disitu Andrea Hirata menuliskan bahwa Bahasa Perancis terdengar sengau, indah, dan terkesan terpelajar. Sejak itu, saya sempatkan untuk mendownload beberapa materi pembelajaran Bahasa Perancis, artikel-artikel tentang Perancis, serta tak lupa lagu berbahasa Perancis. Seperti Andrea Hirata, saya juga jadi ikut tersihir saat mendengarkan lagu <em>Le Neige au Sahara</em> milik Anggun. Lagu itu telah sukses memeluk malam-malam saya, terutama saat penat mengerjakan skripsi. Dalam sekejap, Anggun berhasil menyandera dan menyeret saya pada romantisme rasa Perancis. Saya juga membeli buku-buku belajar Bahasa Perancis, walaupun ternyata hanya dibaca sekilas dan akhirnya saya terlantarkan di rak buku saja. <em>Hehe.. dasar pemalas!</em></p>
<p>Setelah lulus kuliah dan saya rasa punya cukup waktu dan biaya, akhirnya saya putuskan ikut kursus Bahasa Perancis. Kebetulan ada teman kantor yang juga berminat ikut kursus, sehingga bisa jadi penambah semangat untuk belajar bersama. Sejak akhir Januari 2012, saya kursus di <em>Centre Culturel Francais</em> (CCF) yang saat ini sudah berubah nama menjadi<em> Institute Francais d’Indonesien</em> (IFI). Saya memilih kursus di cabang IFI di Jalan Wijaya, karena pertimbangan lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal. Sejauh ini, belajar Bahasa Perancis di IFI cukup menyenangkan. Metode belajarnya interaktif, walaupun buku yang digunakan menurut saya kurang terstruktur. Selain belajar bahasa, kami juga mendapatkan banyak informasi tentang budaya Perancis. Saya jadi kenal banyak teman yang tentunya punya <em>passion </em>pada bahasa kedua paling banyak digunakan di dunia (setelah Bahasa Inggris) ini. Latar belakang profesi kami berbeda-beda, mulai dari siswa sekolah, mahasiswa, pengusaha, dokter, dan pegawai seperti saya. Motivasi kami belajar Bahasa Perancis juga bermacam-macam mulai dari dari yang punya pacar orang Perancis, ada yang akan berkunjung ke Perancis, dan banyak pula yang ikut kursus hanya karena iseng dan tertarik saja, seperti halnya saya.</p>
<p>Fasilitas yang tersedia di IFI Wijaya yaitu ruang kelas yang nyaman dengan dilengkapi perangkat audio visual, perpustakaan, dan café. Di IFI juga banyak info mengenai acara-acara musik, pameran,  teater, puisi, dan lain-lain. Ada yang berbayar, tetapi banyak pula yang gratis. Saya pernah dapat tiket gratis nonton salah satu band musik tekno asal Perancis yang penampilannya mantap. Selain diselenggarakan IFI, banyak juga <em>event</em> yang diadakan oleh pusat kebudayaan negara lain. Bagi teman-teman di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, IFI bisa jadi pilihan untuk memuaskan hasrat belajar Bahasa Perancis.</p>
<p>Setelah sedikit mengetahui dan cukup sering mendengar, sebenarnya Bahasa Perancis tidak seromantis yang sering dikatakan orang. Bahasa dari semenanjung Mediterania seperti Spanyol, justru terdengar lebih romantis menurut saya. Ciri khas Bahasa Perancis yang sangat kental yaitu  aksen sengau, terutama pengucapan huruf ‘R’ yang terdengar menggerung di hidung. Tapi yang pasti, rasa penasaran saya pada bahasa kebanggaan negeri anggur ini tidak berkurang. Meskipun belum paham artinya, saya selalu kegirangan saat <em>nguping</em> para <em>native speaker</em> yang secara tidak sengaja ketemu di jalan<em>. Hehe.. </em>Walaupun beberapa orang menyangsikan kegunaan belajar Bahasa Perancis, saya tetap yakin bahwa suatu saat nanti saya akan bisa mempraktekkannya di Montpellier, Lyon, Bordeaux, Marseille, dan Paris. Amin…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=139&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/10/vous-parlez-francais/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/champ-elysses1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Champs-Élysées</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepotong Senja di Kuta</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/09/sepotong-senja-di-kuta/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/09/sepotong-senja-di-kuta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 08:42:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Gambar tersebut saya bidik saat bulan April 2012 saya berkesempatan ke Pantai Kuta, Bali. Bagi saya, gambar sunset tersebut adalah yang terbaik yang pernah saya bidik. hehe. Walaupun sempat tertutup awan, akhirnya saat-saat matahari tenggelam tersebut bisa saya abadikan dengan kamera ponsel saya. Momennya sangat cepat, bahkan saya pun tidak yakin bisa seindah itu. Biasanya &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2012/05/09/sepotong-senja-di-kuta/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=135&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/20120410_1715561.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-136" title="Senja di Kuta" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/20120410_1715561.jpg?w=750" alt=""   /></a></p>
<p>Gambar tersebut saya bidik saat bulan April 2012 saya berkesempatan ke Pantai Kuta, Bali. Bagi saya, gambar<em> sunset</em> tersebut adalah yang terbaik yang pernah saya bidik. <em>hehe</em>. Walaupun sempat tertutup awan, akhirnya saat-saat matahari tenggelam tersebut bisa saya abadikan dengan kamera ponsel saya. Momennya sangat cepat, bahkan saya pun tidak yakin bisa seindah itu.</p>
<p>Biasanya saya kurang beruntung saat membidik <em>sunrise</em> atau <em>sunset,</em> bahkan di tempat yang terkenal akan momen <em>sunrise</em> dan <em>sunset</em>-nya. Saya gagal mendapatkan gambar <em>sunrise</em> terbaik saat ke Bromo dan Pantai Pangandaran. Saya juga tidak bisa mengambil momen indah<em> sunset</em> saat di Gili Trawangan, Pantai Double Six, dan Tanah Lot.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=135&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2012/05/09/sepotong-senja-di-kuta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2012/05/20120410_1715561.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Senja di Kuta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jalan Berbagi</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2012/03/14/jalan-berbagi/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2012/03/14/jalan-berbagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2012 03:27:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[There’s a hero if you look inside your heart You don’t have to be afraid of what you are There’s an answer if you reach into your soul And the sorrow that you know will melt away &#160; Lagu “Hero” yang dipopulerkan Mariah Carey tersebut menjadi penutup acara Kick Andy Heroes 2012 yang tayang pada &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2012/03/14/jalan-berbagi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=127&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>There’s a hero if you look inside your heart</em></p>
<p><em>You don’t have to be afraid of what you are</em></p>
<p><em>There’s an answer if you reach into your soul</em></p>
<p><em>And the sorrow that you know will melt away</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lagu “Hero” yang dipopulerkan Mariah Carey tersebut menjadi penutup acara Kick Andy Heroes 2012 yang tayang pada Sabtu, 10 Maret 2012. Seperti pada banyak episode Kick Andy sebelumnya, episode spesial ini juga membuat saya mengharu biru. Bahkan lebih dahsyatnya, membuat saya tersedu. Para “Hero” tersebut telah membuat saya merasa ditampar. Mereka tak pernah gagal mengingatkan dan menuntut saya untuk selalu menangkap, mengolah, dan merealisasikan sinyal yang digetarkan nurani.</p>
<p>Saya dibuat malu pada diri saya, lebih-lebih kepada Tuhan saya. Karena setelah nikmat dan kesempatan yang banyak terlimpah kepada saya, ternyata belum membuat saya tergerak. Saya belum berbuat apapun untuk orang lain! “Hero” dalam diri malah sering saya bungkam dan abaikan. Saya terlalu asyik memikirkan diri sendiri. Dan lebih buruknya, akhir-akhir ini saya malah sibuk merutuki diri.</p>
<p>Kick Andy tidak salah memilih &#8220;Heroes&#8221;-nya. Dengan keterbatasan yang dimiliki, mereka memenuhi pangilan hati, memantapkan jalannya: jalan berbagi. Mereka menciptakan kesempatan, saat banyak orang di gedung-gedung tinggi sibuk menumpuk keluhan. Kick Andy Heroes 2012 yaitu:</p>
<ol>
<li>Seorang Dokter yang meninggalkan profesinya Rumah Sakit, kemudian mendirikan tempat belajar bagi anak-anak pemulung yang tidak mampu mengenyam pendidikan formal.</li>
<li>Seorang penyandang cacat di Kebumen yang berwirausaha di bidang konveksi. Usahanya tersebut memiliki mitra binaan hingga 5000 orang yang sebagian dari mereka juga menyandang cacat.</li>
<li>Seorang remaja mantan pengguna NAPZA yang juga penderita HIV/AIDS yang aktif di Rumah Cemara. Dia telah membawa nama Indonesia ke pentas kejuaraan sepak bola untuk para <em>homeless</em><em> </em>di Paris, Perancis.</li>
<li>Seorang Pria asal Prancis yang tergerak untuk menyelamatkan lingkungan di pedalaman hutan Kalimantan, khususnya perlindungan satwa wawa yang hampir punah.</li>
<li>Seorang mantan pegawai BUMN yang meninggalkan profesinya, dan memilih mendirikan tempat rehabilitasi di Tasikmalaya untuk menolong penderita gangguan jiwa.</li>
<li>Seorang gadis yang menderita penyakit lupus namun tidak menghalangi semangatnya untuk mempelajari dan mendalami naskah-naskah kuno serta mengajarkannya kepada orang lain.</li>
<li>Seorang pensiunan guru matematika yang tetap semangat mengajar dan telah mengantarkan siswanya hingga juara Olimpiade. Selain mendirikan “Puskesmas Matematika”, dia juga memiliki banyak anak asuh.</li>
</ol>
<p>Pada akhirnya, nurani tidak pernah keliru. Bagi jiwa-jiwa ikhlas mereka, semoga senantiasa tercurah cinta. Pada yang setia di jalan berbagi, semoga selalu berlimpah kemudahan. Amin…</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>And then the hero comes along, with the strength to carry on</em></p>
<p><em>And you cast your fears aside, and you know you can survive</em></p>
<p><em>So when you feel like hope is gone, look inside you and be strong</em></p>
<p><em>And you’ll finally see the truth, that a hero lies in you</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=127&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2012/03/14/jalan-berbagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kejar Belanda!</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2011/07/18/kejar-belanda/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2011/07/18/kejar-belanda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 10:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Kedua gambar di atas memiliki satu kesamaan, yaitu sungai di depan tempat kos. Tetapi perbedaannya banyak sekali. Gambar pertama adalah foto kanal yang dibidik teman saya dari jendela kamarnya di sebuah student huis di kawasan Nieuwe Rijn, Leiden. Saat musim &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2011/07/18/kejar-belanda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=115&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/62032_1434721902713_1072908937_31048851_5211505_n_640x480.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-116" title="62032_1434721902713_1072908937_31048851_5211505_n_640x480" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/62032_1434721902713_1072908937_31048851_5211505_n_640x480.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/dsc06904.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-117" title="DSC06904" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/dsc06904.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedua gambar di atas memiliki satu kesamaan, yaitu sungai di depan tempat kos. Tetapi perbedaannya banyak sekali.<br />
Gambar pertama adalah foto kanal yang dibidik teman saya dari jendela kamarnya di sebuah <em>student huis</em> di kawasan Nieuwe Rijn, Leiden. Saat musim <em>winter</em> tiba, teman saya bercerita bahwa kanal tersebut akan membeku dan menjadi tempat yang seru untuk bermain-main bola salju. Sedangkan saat musim hangat, teman saya bisa berperahu di kanal yang indah itu atau berjalan-jalan di tepi kanal sambil menikmati hangat sinar matahari ditemani secangkir <em>koffie verkeerd</em> dan <em>pistolet</em>. Jika mau, taman-taman berumput di tepi kanal juga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk belajar.</p>
<p>Gambar kedua adalah foto sungai Cikapundung yang saya <em>jepret </em>dari teras kamar kos saya saat kuliah di daerah selatan Bandung. Pada musim hujan, air sungai akan menghitam dan volumenya meninggi bahkan sering meluap. Sedangkan saat musim kemarau, debit airnya berkurang dan mengakibatkan sampah-sampah tersangkut di beberapa bagian sungai. Jika di kanal Belanda bisa dilalui perahu untuk berwisata, sedangkan sungai Cikapundung dilalui sampan-sampan para pemulung yang mengais sampah. Maka jangan berharap untuk bisa menikmati keindahan Cikapundung sembari membaca buku di pinggirnya. Baunya yang menusuk hidung dan tidak adanya fasilitas bersantai, akan membuat kita enggan mendekat pada Cikapundung.</p>
<p>Kontras sekali bukan? Ternyata tidak hanya kualitas institusi pendidikannya yang berbeda, tetapi perbedaan mencolok tersebut secara kasat mata juga tampak dari lingkungan pendukung tempat pendidikan! Tapi sudahlah. Jika kita bahas perbedaan ini lebih rinci, maka akan semakin terasa getir dan miris sekali.</p>
<p>Tentu tidak keliru jika Belanda dikatakan sebagai negara yang paling menyenangkan untuk tinggal. Belanda adalah <em>planner</em> mumpuni dan eksekutor handal. Pemerintah Belanda sangat memperhatikan segala sesuatu untuk kesejahteraan penduduknya. Mereka sadar sepenuhnya bahwa negerinya terletak di bawah permukaan laut yang rawan banjir, sehingga mereka membuat tanggul kokoh yang mampu membendung air laut bahkan mampu ‘menyulapnya’ menjadi daratan. Mereka tahu bahwa wilayahnya sempit dan tidak memiliki banyak ruang untuk membuang sampah, sehingga mereka membuat sistem pengolahan sampah yang terpadu. Mereka juga memahami bahwa negaranya tidak memiliki cadangan energi yang memadai, sehingga mereka mengusahakan sumber energi listrik terbarukan yang bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Berawal dari kepedulian dan penghargaan hak asasi yang tinggi pada rakyatnya itulah, maka Belanda layak ‘diganjar’ <em>seabrek</em> predikat yang membanggakan.<br />
Menurut Dutch Daily News, hasil penelitian kondisi taraf hidup 194 negara yang dilakukan oleh majalah International Living, Belanda menduduki posisi ke-11 dari tempat tinggal terbaik di dunia. Sedangkan United Nations Development Programme (UNDP) menyatakan bahwa Belanda berada di urutan ke-7 untuk <em>Human Development Index </em>(HDI) pada tahun 2010 dengan predikat <em>Very High Human Development. </em>Adapun majalah Newsweek melansir bahwa Belanda pada tahun 2010 menduduki urutan ke-8 <em>The World’s Best Countries</em> yang penilaiannya meliputi kategori pendidikan, kesehatan, kualitas hidup, dinamika ekonomi, dan lingkungan politik. Diantara negara ‘Eropa Daratan’, posisi Belanda tersebut berada di urutan 3 dan ‘hanya’ di bawah Switzerland dan Luxembourg. WOW!!</p>
<p>Jika Belanda bisa, mengapa kita &#8211;negeri gemah ripah loh jinawi&#8211; yang pernah ‘diasuhnya’ selama 350 tahun tidak bisa?</p>
<p>Jadi tunggu apa lagi? saatnya, kejar Belanda!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=115&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2011/07/18/kejar-belanda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/62032_1434721902713_1072908937_31048851_5211505_n_640x480.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">62032_1434721902713_1072908937_31048851_5211505_n_640x480</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/dsc06904.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC06904</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belanda Tak Hanya Sepak Bola</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2011/07/18/belanda-tak-hanya-sepak-bola-2/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2011/07/18/belanda-tak-hanya-sepak-bola-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 10:05:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Sepak bola dunia tak bisa dipisahkan dari ‘nama besar’ Belanda. Kita sering mendengar kedigdayaan total football, sebuah taktik permainan yang diperkenalkan oleh Rinus Michels dan dipopulerkan oleh klub Ajax Amsterdam sejak tahun 1969. Kita juga telah mengetahui bahwa tim nasional Belanda pernah menduduki peringkat ketiga dunia, menjuarai Piala Eropa Tahun 1988, serta muncul di tiga &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2011/07/18/belanda-tak-hanya-sepak-bola-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=111&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/ingezelfin2004.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-112" title="Ingezelfin2004" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/ingezelfin2004.jpg?w=300&h=229" alt="" width="300" height="229" /></a>Sepak bola dunia tak bisa dipisahkan dari ‘nama besar’ Belanda. Kita sering mendengar kedigdayaan total football, sebuah taktik permainan yang diperkenalkan oleh Rinus Michels dan dipopulerkan oleh klub Ajax Amsterdam sejak tahun 1969. Kita juga telah mengetahui bahwa tim nasional Belanda pernah menduduki peringkat ketiga dunia, menjuarai Piala Eropa Tahun 1988, serta muncul di tiga final Piala Dunia FIFA tahun 1974, 1978 dan 2010. Belum lagi para pesepak bola belanda yang melegenda, misalnya Marco van Basten, Guus Hiddink, Johan Cruijff, Ruud Gullit, Dennis Bergkamp, serta Edwin van der Sar.</p>
<p>Tapi, Belanda tak hanya ‘besar’ karena Sepak Bola!</p>
<p>Belanda juga sering ‘berbicara’ di panggung olahraga dunia melalui olahraga lainnya. Sebut saja Pieter van den Hoogenband, perenang dengan prestasi fantastis yang pernah memegang rekor dunia nomor 100 m gaya bebas dan menyabet 3 medali emas olimpiade, 1 medali emas kejuaraan dunia, serta 15 medali emas kejuaraan eropa. Di sektor renang putri, prestasi yang luar biasa ditorehkan Inge de Bruijn yang telah meraih 4 medali emas olimpiade, 6 medali emas kejuaraan dunia, dan 4 medali emas kejuaraan eropa. Adapula Anky van Grunsven, penunggang kuda spesialis nomor <em>individual dressage</em> yang menggondol 3 medali emas olimpiade, 2 medali emas kejuaraan dunia, serta 4 medali emas kejuaraan eropa. Selain itu juga ada Leontine van Moorsel, pebalap sepeda wanita yang merengkuh 4 medali emas olimpiade dan 8 medali emas kejuaraan dunia dari nomor <em>road race, time trial,</em> serta <em>individual pursuit</em>. Serta masih banyak bintang Belanda yang meraup emas di gelaran olimpiade seperti Mariane Vos, Marie Brentjens, Ellen van Langen, dan Maarten van der Weijden.</p>
<p>Prestasi Belanda di ajang olimpiade memang belum semegah Amerika Serikat, China, atau Rusia yang merupakan raksasa-raksana dunia. Salah satu capaian terbaik Belanda di olimpiade ‘hanya’ menduduki peringkat kedelapan di Olimpiade Sydney Tahun 2000. Tetapi, mengingat negara yang hanya berpenduduk sekitar 17 juta jiwa dengan luas wilayah tak lebih dari 42000 km2, tentu capaian tersebut sangat gemilang.</p>
<p>Warga belanda memang keranjingan olahraga. Sekitar 4,5 juta orang terdaftar ke salah satu dari 35.000 klub olahraga di negara ini. Olahraga tim paling populer yaitu sepak bola, diikuti hoki lapangan dan voli. Sedangkan tenis, senam, dan golf adalah tiga olahraga individu yang paling digemari. Selain itu, sejumlah olahraga Belanda asli juga dimainkan, seperti fierljeppen, beugelen, kaatsen, klootschieten, kolven, dan korfball.</p>
<p>Hal ini tentu juga karena dukungan Pemerintah yang telah menyediakan sarana olahraga yang memadai, baik yang sederhana maupun sarana olahraga modern yang digunakan untuk ajang dunia. Misalnya Ahoy Rotterdam, arena olahraga <em>indoor</em> berkapasitas 10.000 orang yang terletak di kota Rotterdam. Adapula sirkuit Assen dengan lintasannya sepanjang 4.525 m dengan trek sempit dan menantang yang memberikan pemandangan menakjubkan bagi ratusan ribu penonton fanatik di ajang bergengsi <em>motorsport </em>setiap tahunnya.</p>
<p>Belanda memang telah membuktikan menjadi salah satu yang terdepan dalam pencapaian di berbagai hal. Konsistensi Belanda dalam menjaga kualitasnya, telah menjadikannya sebagai tempat tinggal yang menyenangkan bagi warganya untuk melakukan beragam aktivitas termasuk olahraga, yang juga berimbas pada capaian-capaiannya hingga level dunia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=111&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2011/07/18/belanda-tak-hanya-sepak-bola-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2011/07/ingezelfin2004.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ingezelfin2004</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>masihkah emak yang menyambutku di pintu rumah?</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2011/04/12/masihkah-emak-yang-menyambutku-di-puntu-rumah/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2011/04/12/masihkah-emak-yang-menyambutku-di-puntu-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 08:34:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Abu Aufa 15/12/2005 13:24 WIB www.eramuslim.com Entahlah… Ini telah kali ke berapa aku tak berada kembali di sampingnya. Tak ada balasan pelukan yang hangat dan nyaman setelah punggung tangannya yang keriput kucium di hari ulang tahunnya. Tak ada pula sentuhan kasih dari pipi yang banyak digurat garis ketuaan. Saat ini, juga tak terdengar canda &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2011/04/12/masihkah-emak-yang-menyambutku-di-puntu-rumah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=77&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Abu Aufa<br />
15/12/2005 13:24 WIB<br />
<a rel="nofollow" href="http://www.eramuslim.com/" target="_blank">www.eramuslim.com</a></p>
<p>Entahlah…<br />
Ini  telah kali ke berapa aku tak berada kembali di sampingnya. Tak ada  balasan pelukan yang hangat dan nyaman setelah punggung tangannya yang  keriput kucium di hari ulang tahunnya. Tak ada pula sentuhan kasih dari  pipi yang banyak digurat garis ketuaan.</p>
<p>Saat ini, juga tak  terdengar canda dan gelak tawa seperti dulu kami sekeluarga berkumpul  bersama. Duduk mengelilingi sebuah meja yang di atasnya tersaji hidangan  ala kadarnya. Tumpeng nasi kuning yang dihiasi telur dadar, tempe dan  kacang goreng, irisan mentimun serta beberapa potong ayam bakar. Setelah  usai berdo’a lalu bersama menikmatinya. Namun, itu semua terjadi ketika  aku masih berada di tengah keluarga. Kini aku dan Emak telah jauh  terpisah oleh bentangan jarak yang ada.</p>
<p>Alhamdulillah…<br />
Allah  Ta’ala masih memberikan amanah berupa usia kepada Emak. Diberikannya  kesempatan untuk menghimpun pahala serta menjalankan fitrah yang ada  pada dirinya. Niscaya, begitu pula yang dimiliki seluruh ibunda di  seluruh dunia. Bahkan ringkih dan renta tak akan mampu menghalangi cinta  mereka kepada anak-anaknya.</p>
<p>Memang, keikhlasan ibunda bagaikan  luasnya samudera. Mereka rela melepas setiap anak kandungnya walau harus  jauh terpisah. Pun, begitu juga Emak. Tak masalah baginya, ketika di  hari ulang tahun aku kembali tak berada di tengah keluarga. Apalagi ia  tahu bahwa aku sedang menuntut ilmu di negeri orang, yang membuatnya  senantiasa bangga. Tercapai sudah harapan agar setiap anak haruslah  lebih pintar dari orang tua.</p>
<p>Namun…<br />
Adakah pula seorang ibunda  yang tak bahagia jika anak yang dicintai selalu berada di dekatnya? Aku  yakin, begitu pula dengan Emak. Jauh di lubuk hati Emak dan para  ibunda, pasti lebih mengharapkan kehadiran anaknya di tengah keluarga.  Tak hanya hadir ketika di hari ulang tahun saja, tetapi di setiap saat.  Terlebih, ketika penyakit uzur dan tua yang memang tak ada obatnya telah  menghampiri mereka. Di tengah semakin ketidakberdayaan, hanya anaklah  harapan satu-satunya.</p>
<p>Rasanya perasaan itu sama seperti saat kita  kecil dan juga tak berdaya. Dengan selimut kasih sayang, didekapnya  dengan cinta sang buah hati yang baru saja menyapa dunia dengan lengking  tangisannya. Ikhlas diberikannya air susu beraroma surga, tangan yang  selalu sigap menyuapkan makanan, bahkan mata enggan terpejam ketika yang  dibelai justru telah terlelap dalam buaian. Merekalah yang tak kenal  lelah menjaga dan membesarkan darah dagingnya. Pantaslah karenanya cinta  yang deras mengalir diganjar dengan surga.</p>
<p>Aaah…<br />
Entah  mengapa, semakin lama aku meninggalkan Emak bagaikan menumpuk rasa  bersalah. Emak-lah yang dulu pernah beruah air mata ketika mengantar aku  di Bandara Sukarno-Hatta. Emak juga yang bersuka cita ketika aku dan  keluarga bisa pulang kampung dalam beberapa kesempatan yang ada. Emak  pula yang selalu kuharapkan dari bola matanya jelas terpancar pendar  cinta.</p>
<p>Ketika semakin berbilang usia Emak, seketika itu pula pertanyaan yang sama selalu menyeruak,</p>
<p>&#8220;Ketika aku pulang nanti, masihkah Emak yang menyambutku di pintu rumah?&#8221;</p>
<p>Mak…<br />
Ketika  tangan ini menulis, sesungguhnya jiwa dan raga bagaikan ingin terbang  mengangkasa. Lalu tersungkur, luruhkan rindu dalam pelukan kasih dan  cinta. Hapuskanlah rindu anakmu ini, Mak. Rindu yang telah terkuras  dalam jutaan butir air mata.</p>
<p>Mak…<br />
Saat aku pulang, kuingin  pula engkau yang pertama kali merengkuh tubuh anakmu. Anak yang sering  sibuk hingga melalaikan do’a terhatur untukmu. Anak yang tak pernah  membahagiakanmu, Mak. Bahkan anakmu ini tak pernah bisa lagi menghadiri  hari ulang tahunmu.</p>
<p>Mak…<br />
Benarkah, ketika seorang anak rindu  kepada orang tuanya, sesungguhnya orang tuanyalah yang lebih merindukan  kehadiran anak itu di sisinya?</p>
<p>Percayalah, aku nanti pulang, Mak.  Pasti aku akan pulang. Walau gelar, uang atau kemewahan tak mampu  kupersembahkan, biarkanlah di sisa usiamu dapat kucurahkan kasih sayang.</p>
<p>Mak…<br />
Saat  aku pulang nanti, sambutlah aku di pintu rumah. Lalu baluri dengan do’a  dan senandung pengantar tidur. Atau, maukah engkau yang mendengar kisah  pengalamanku? Dan kemudian tidurlah di pangkuan anakmu, seperti yang  sering engkau lakukan padaku ketika masa kecilku dulu.</p>
<p>Selamat ulang tahun, Mak. Semoga Allah selalu menyayangimu.</p>
<p>ALlahu a’lamu bish-shawaab.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=77&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2011/04/12/masihkah-emak-yang-menyambutku-di-puntu-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kanada!</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2011/04/12/72/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2011/04/12/72/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 08:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[for: march ke utara aku akan mengajakmu. pada bibir telaga ajaib di negeri utopia itu. tempat maple terjaga di tepian musim beku. dengan mimpi itu, aku merindukanmu.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=72&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>for: march</p>
<p>ke utara aku akan mengajakmu.<br />
pada bibir telaga ajaib di negeri utopia itu.<br />
tempat maple terjaga di tepian musim beku.<br />
dengan mimpi itu, aku merindukanmu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=72&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2011/04/12/72/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Utrecht: Perjumpaan yang Tertunda</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2010/05/20/utrecht-perjumpaan-yang-tertunda/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2010/05/20/utrecht-perjumpaan-yang-tertunda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 10:22:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[http://kompetiblog2010.studidibelanda.com/ huhu.. kali ini gagal ke Utrecht. Setelah begadang beberapa malam untuk membuat artikel tentang inovasi Belanda, dan setelah deg2an karena menengok situsnya selama hampir sebulan. Tak lain dan tak bukan karena hadiah &#8220;Utrecht&#8221; yang ditawarkan kepada pemenang lomba penulisan blog. Ternyata sudah dimumkan. dan nama saya gak masuk 30 besar. Sedih sih. tapi.. Yaah.. &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2010/05/20/utrecht-perjumpaan-yang-tertunda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=69&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kompetiblog2010.studidibelanda.com/" target="_self">http://kompetiblog2010.studidibelanda.com/</a></p>
<p>huhu.. kali ini gagal ke Utrecht.</p>
<p>Setelah begadang beberapa malam untuk membuat artikel tentang inovasi Belanda, dan setelah deg2an karena menengok situsnya selama hampir sebulan. Tak lain dan tak bukan karena hadiah &#8220;Utrecht&#8221; yang ditawarkan kepada pemenang lomba penulisan blog. Ternyata sudah dimumkan. dan nama saya gak masuk 30 besar. Sedih sih. tapi..</p>
<p>Yaah.. semoga suatu saat bisa berkunjung ke kota-kota di negeri di tanah yang rendah itu. amin..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=69&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2010/05/20/utrecht-perjumpaan-yang-tertunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arsip: Karena Negeri Belanda Mencintai Sejarahnya</title>
		<link>http://boliboli.wordpress.com/2010/04/29/arsip-karena-negeri-belanda-mencintai-sejarahnya/</link>
		<comments>http://boliboli.wordpress.com/2010/04/29/arsip-karena-negeri-belanda-mencintai-sejarahnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 17:24:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boliboli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kompetiblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boliboli.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Bermula dari ketidaktahuan dan ketidakpedulian saya pada arsip. Seperti sebagian orang yang lain, awalnya saya menganggap arsip hanya sebagai residu atau tak lebih dari sekedar pelengkap dari suatu penyelenggaran kegiatan. Saya menganggap tempat penyimpanan arsip hanya sebuah gudang sebagai “tempat bermukim” arsip sebelum menemui “ajal”, yaitu dimusnahkan. Arsip-arsip lusuh dan berdebu itu terkadang nyaris tidak &#8230; <a href="http://boliboli.wordpress.com/2010/04/29/arsip-karena-negeri-belanda-mencintai-sejarahnya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=58&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/kompetiblog20102.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-59" title="kompetiblog2010" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/kompetiblog20102.png?w=750" alt=""   /></a></p>
<p>Bermula dari ketidaktahuan dan ketidakpedulian saya pada arsip. Seperti sebagian orang yang lain, awalnya saya menganggap arsip hanya sebagai residu atau tak lebih dari sekedar pelengkap dari suatu penyelenggaran kegiatan. Saya menganggap tempat penyimpanan arsip hanya sebuah gudang sebagai “tempat bermukim” arsip sebelum menemui “ajal”, yaitu dimusnahkan. Arsip-arsip lusuh dan berdebu itu terkadang nyaris tidak dapat dibaca dan bahkan ada yang lapuk karena dimakan usia. Lalu, mengapa masih ada yang mempedulikannya?</p>
<p>Ternyata pandangan saya yang dulu itu sangat keliru! Arsip bukan hanya hasil samping dari suatu kegiatan organisasi. Karena arsip diterima dan diciptakan oleh organinasi dalam rangka pelaksanaan kegiatan dan disimpan sebagai bukti kebijakan dan aktivitasnya. Dari beberapa sumber informasi yang saya dapatkan, secara umum arsip dapat berarti catatan atau rekaman yang memiliki nilai guna kesejarahan dan pelestarian yang permanen. Arsip merupakan memori suatu bangsa, suatu bentuk identitas, dan juga merupakan warisan nasional dari generasi ke generasi yang perlu dipelihara dan dilestarikan. Arsip adalah pusat ingatan, yang di dalamnya mengandung informasi berharga tentang suatu kejadian atau peristiwa. Tingkat keberadaban suatu bangsa dapat dilihat dari pemeliharaan dan pelestarian terhadap arsipnya. Jadi, arsip termasuk salah satu aset negara yang berharga, <em>bukan</em>? Karena negara yang tanpa arsip, ibarat negara yang tidak punya jatidiri. <em>Naah..</em>Belanda sangat menyadari hal itu!</p>
<p>Salah satu arsip publik di Belanda, Nationaal Archief, telah berdiri sejak tahun 1802. Lembaga kearsipan yang terletak di kota Den Haag dan merupakan yang terbesar di Belanda itu, melaksanakan pengelolaan arsip yang meliputi proses pengolahan, pemeliharaan, dan pelayanan kepada publik. Sejarah Belanda selama hampir seribu tahun tersimpan dengan baik di<strong> </strong>Nationaal Archief yang menjadi pusat studi sejarah dan budaya Belanda<strong>. </strong>Di sana terdapat arsip berupa dokumen, peta-peta, foto, dan gambar yang tersimpan dalam 18 depo penyimpanan arsip dengan panjang papan penyimpanan yang kalau dijajarkan dapat mencapai sekitar 110 kilometer.</p>
<p style="text-align:center;">
<div id="attachment_60" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="rnw.nl"><img class="size-medium wp-image-60 " title="gedung nationaal archief" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/rnw-nl.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">gedung nationaal archief (sumber:rnw.nl)</p></div>
<div id="attachment_61" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="blog.coret.org"><img class="size-medium wp-image-61" title="penyimpanan arsip" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/blog-coret-org.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">penyimpanan arsip di nationaal archief (sumber:blog.coret.org)</p></div>
<p style="text-align:center;">
<p>Arsip yang dikoleksi merupakan deskripsi dari setiap perencanaan dan akivitas kegiatan yang telah menjadikan Belanda hingga seperti sekarang ini. Jenis arsip tersebut misalnya yang berkaitan dengan:</p>
<p><strong>a. Perang-perang yang melibatkan Belanda</strong></p>
<p>Sebut saja satu sejarah Belanda, saat bulan Mei 1940 diserbu setelah perlawanan ganas melawan Nazi. Rotterdam  dan Middelburg dibom secara besar-besaran. Belanda bergabung dengan Sekutu dan menyumbang pasukan angkatan laut dan angkatan bersenjata mereka yang masih hidup untuk pertahanan di Asia Timur, khususnya Hindia Belanda. Sampai pembebasan mereka pada 1945, bangsa Belanda bertempur bersama pihak Sekutu menjelajahi banyak negara, dari pertempuran di Pasifik sampai Pertempuran Britania.</p>
<p><strong>b. Evolusi konstitusi negara</strong></p>
<p>Misalnya Undang-Undang Kerajaan Belanda tahun 1814 sebagai wilayah berdaulat Kerajaan Belanda, yang pernah diamandemen tahun 1848, 1872, dan 1922 menurut perkembangan wilayah Hindia-Belanda.</p>
<p><strong>c. Kerajaan luar negeri</strong></p>
<p>Belanda menyimpan beberapa sejarah dan riwayat monarki negara lain.</p>
<p><strong>d. Perkembangan ekonomi di bidang pertanian, industri, dan perdagangan<br />
e. Pekerjaan umum</strong></p>
<p>Sebagaimana diketahui, Belanda adalah salah satu “arsitek” terbaik di dunia. Sejarah dan konstruksi pembangunan tanggul, jalan, jembatan, dan gereja-gereja di seluruh Belanda disimpan dengan baik disana.</p>
<p><strong>f. Wilayah Koloni Belanda</strong></p>
<p>Belanda pernah memiliki beberapa koloni. Salah satu yang paling ternama adalah Nederlands-Indie yakni Indonesia dan Suriname yang semula diadministrasi <em>Vereenigde Oostindische Compagnie</em> (VOC) dan <em>West-Indische Compagnie</em> (WIC) atau resminya adalah <em>Geoctroyeerde West-Indische Compagnie</em> (GWIC). Wilayah koloni yang diakui secara hukum <em>de jure</em> dan <em>de facto </em>tersebut dipimpin<em> </em>oleh kepala negara Hindia-Belanda yaitu Ratu/Raja Belanda dengan perwakilannya yang berkuasa penuh seorang Gubernur Jendral. Maka tidak heran jika banyak “mozaik” sejarah Indonesia yang tercecer di Belanda. Yaa..bagaimana tidak? Kita semua telah mengetahui bahwa Belanda pernah “singgah” di negeri kita selama 350 tahun. Arsip-arsip yang memuat hal-hal tentang Indonesia, misalnya blok arsip dari periode 1942 &#8211; 1950, milik seorang perwira Angkatan Laut di Hindia Belanda tempo dulu. Disitu terdapat informasi tentang hadiah-hadiah yang diterimanya selama bekerja sebagai laksamana. Ada juga arsip tentang maskapai perdagangan Belanda dan arsip-arsip sekitar kemerdekaan Indonesia, yang berasal bukan hanya dari pemerintah saja tetapi juga arsip pribadi dari periode 1945 &#8211; 1949.</p>
<div id="attachment_63" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="sarahbelfort.tumblr.com"><img class="size-medium wp-image-63" title="tumblr_kq089qk7Rk1qzxy2ko1_500" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/tumblr_kq089qk7rk1qzxy2ko1_500.jpg?w=300&h=274" alt="" width="300" height="274" /></a><p class="wp-caption-text">salah satu koleksi nationaal archief (sumber:sarahbelfort.tumblr.com)</p></div>
<p>Nationaal Archief tidak hanya mengelola arsip pemerintah, tapi juga arsip institusi swasta dan pribadi yang menjadi layanan unggulan mereka. Salah satu koleksi mereka, arsip genealogi, banyak digunakan untuk menemukan riwayat nenek moyang dengan cara penelurusan jalur keturunan serta sejarahnya. Informasi mengenai kelahiran, perkawinan dan kematian sudah disimpan dalam <em>database</em> Genlias dan dapat diakses secara <em>online</em>.</p>
<p>Belanda memperlakukan “harta”-nya itu dengan program konservasi yang sistematis. Depo penyimpanan arsip yang dirancang khusus tersebut ditunjang dengan standar keamanan gedung untuk menghindari hal negatif yang mungkin terjadi misalnya kebakaran, banjir, pencurian, atau kerusakan arsip. Selain karena faktor infrastruktur, kerusakan arsip juga dapat terjadi karena masalah arsip itu sendiri. Misalnya kerusakan pada arsip kertas yang antara lain dapat disebabkan oleh korosi tinta dan pengasaman kertas. Hal ini bisa menjadi masalah serius karena menyebabkan arsip menjadi lapuk dan tidak dapat diakses lagi. Salah satu metode penghilangan asam yang dilakukan yaitu metode deasidifikasi dengan zat dietil seng, dan magnesium oksida sebagai substansi aktifnya.</p>
<p>Selain menjaga dan mempertahankan bentuk asli arsip, Nationaal Archief juga melestarikan informasi di dalam arsip dengan cara mentransfer informasi ke media lain. Dokumen, peta, gambar, dan foto tersebut dialihmediakan ke dalam bentuk digital. Digitalisasi informasi bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap arsip agar lebih mudah, murah, dan cepat.</p>
<p>Selain yang dikelola oleh Nationaal Archief, juga terdapat sebuah <a href="http://niod.nl"><em>website</em></a> arsip Belanda, yang dapat dijadikan referensi bagi penggemar sejarah, terutama sejarah Perang Dunia II di kawasan Asia Pasifik. Arsip Belanda itu terdiri atas delapan puluh meter bahan arsip milik Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie (NIOD), Institut dokumentasi perang Belanda. Di dalam situs berbahasa Belanda dan Inggris tersebut terdapat lukisan, koran Indonesia, dokumentasi pemerintah Belanda, buku harian, dan catatan perkara yang merupakan dokumentasi Belanda ketika tentara Jepang menguasai Indonesia sampai 15 Agustus 1945. Situs arsip ini memiliki 4.954 gambar dengan sekitar 4.000 eksemplar asli yang berada di arsip museum Museon di Den Haag dan seribu eksemplar lainnya disimpan di NIOD di Amsterdam.</p>
<div id="attachment_65" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="niod.nl"><img class="size-medium wp-image-65" title="untitled" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/untitled.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">tampilan website Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie (NIOD). (sumber:niod.nl)</p></div>
<p>Untuk memberi kemudahan bagi pengunjung, Nationaal Archief dilengkapi dengan perpustakaan yang dapat dijadikan sumber referensi sekunder yang lengkap. Walaupun sejumlah arsip untuk sementara masih tertutup karena alasan-alasan penting tertentu misalnya karena menyangkut kepentingan keamanan negara, tetapi pelayanan arsip terbuka semakin meningkat. Pelayanan prima terhadap pengakses arsip memang sangat mutlak diperlukan. Karena dengan demikian, berarti telah menjamin hak masyarakat atas akses informasi dan untuk mengetahui sejarahnya.</p>
<div id="attachment_64" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/hartman-communicatie-nl.jpg"><img class="size-medium wp-image-64" title="hartman-communicatie.nl" src="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/hartman-communicatie-nl.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">ruang penyimpanan arsip di nationaal archief (sumber:hartman-communicatie.nl)</p></div>
<p><em> </em></p>
<p><em>Yaa..</em>ternyata Belanda tidak hanya “besar” dengan tulip, kincir, dan kejunya. Tanah air <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Desiderius_Erasmus">Desiderius Erasmus</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Baruch_Spinoza">Baruch de Spinoza</a> itu juga “tumbuh dan berkembang” dengan semangat untuk menghargai sekaligus belajar dari sejarahnya. Dan dengan kecintaan pada sejarahnya itu, Belanda telah ikut memelihara warisan dan memori kolektif dunia. <em> </em></p>
<blockquote><p><em>Memory can fail, but what is recorded will remain. So, what our life will be without archive? </em></p></blockquote>
<p>referensi:<em> </em></p>
<p><a href="http://www.nationaalarchief.nl/" target="_blank">http://www.nationaalarchief.nl/</a></p>
<p><a href="http://kearsipan.fib.ugm.ac.id/maknaarsip.htm" target="_blank">http://kearsipan.fib.ugm.ac.id/</a></p>
<p><a href="http://www.ica.org/" target="_blank">http://www.ica.org/</a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Archive" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Archive</a></p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" target="_blank">http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda</a></p>
<p><a href="http://www.archivists.org/glossary/term_details.asp?DefinitionKey=156" target="_blank">http://www.archivists.org/glossary/</a></p>
<p><a href="http://www.unesco-ci.org/cgi-bin/portals/archives/page.cgi?d=1" target="_blank">http://www.unesco-ci.org/cgi-bin/portals/archives/</a></p>
<p><a href="http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/arsip-kerajaan-belanda-terbuka-untuk-umum" target="_blank">http://www.rnw.nl/</a></p>
<p><a href="http://www.niod.nl/" target="_blank">http://www.niod.nl/</a></p>
<p><a href="http://www.archief.nl/" target="_blank">http://www.archief.nl/</a></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><a href="http://en.wordpress.com/tag/kompetiblog/" target="_blank">kompetiblog</a>,<a href="http://en.wordpress.com/tag/studi-di-belanda/" target="_blank"> </a><a href="http://en.wordpress.com/tag/studi-di-belanda/" target="_blank">studi di belanda</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boliboli.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boliboli.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boliboli.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boliboli.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boliboli.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boliboli.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boliboli.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boliboli.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boliboli.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boliboli.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boliboli.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boliboli.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boliboli.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boliboli.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boliboli.wordpress.com&#038;blog=5487797&#038;post=58&#038;subd=boliboli&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boliboli.wordpress.com/2010/04/29/arsip-karena-negeri-belanda-mencintai-sejarahnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4f65e4ea96a9b42dbe24b0683fb93a5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">boliboli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/kompetiblog20102.png" medium="image">
			<media:title type="html">kompetiblog2010</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/rnw-nl.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gedung nationaal archief</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/blog-coret-org.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">penyimpanan arsip</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/tumblr_kq089qk7rk1qzxy2ko1_500.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tumblr_kq089qk7Rk1qzxy2ko1_500</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/untitled.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">untitled</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boliboli.files.wordpress.com/2010/04/hartman-communicatie-nl.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">hartman-communicatie.nl</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
